Rabu, 31 Oktober 2012

meTode pHISIK


A. Metode Pisik / Periodik

1. Metode tanda pengenal khusus :
              Setiap barang dagangan yang mempunyai harga pokok yang sama diberi tanda pengenal yang sama waktu dilaksanakan inventarisasi serta dihitung jumlahnya. Jumlah harga / nilai persediaan akhir dihitung berdasarkan harga tanda pengenal khusus seperti yang tertera pada masing – masing barang.

Contoh soal :
Data – data suatu perusahaan diketahui sebagai berikut :
Barang kelompok A.   Persediaan tgl. 1/1   sebanyak  500 unit @ Rp. 100,00
Barang kelompok B.   Pembelian  tgl  3/1  sebanyak  800 unit @ Rp. 200,00
Barang kelompok C.   Pembelian  tgl 12/1 sebanyak  900 unit @ Rp. 300,00
Barang kelompok D.   Pembelian  tgl 18/1 sebanyak 1000 unit @ Rp. 400,00
Barang kelompok E.   Pembelian  tgl 25/1 sebanyak  500 unit @ Rp. 500,00
Jika diketahui pada tgl. 31/1 setelah dilakukan inventarisasi secara fisik / nyata, masih terdapat persediaan sebanyak 1000 – Unit yang terdiri dari barang kelompok B = 400 unit, barang kelompok D = 400 unit dan barang kelompok E = 200 unit.  Berapakah harga / nilai persediaan barang tersebut ?
Jawab :
Barang kelompok B =  400 unit          =  400 x Rp. 200,00    =  Rp.   80.000,00
Barang kelompok D =  400 unit         =  400 x Rp. 400,00    =  Rp. 160.000,00
Barang kelompok E =  200 unit          =  200 x Rp. 500,00    =  Rp. 100.000,00
              Jumlah           1000 unit                                                 Rp. 340.000,00



MENGHITUNG   NILAI   PERSEDIAAN   AKHIR

Macam – macam metode yang digunakan dalam penilaian persediaan akhir
A.    Metode pisik / periodik
Dalam metode ini ada beberapa cara dalam menetapkan persediaan antara lain :
1.      Tanda pengenal khusus
2.      Rata – rata sederhana
3.      Rata – rata tertimbang
4.      FIFO / MPKP ( Masuk paling awal / pertama harus keluar awal / pertama )
5.      LIFO / MTKP ( Masuk paling akhir harus keluar paling awal / pertama )

B.     Metode Perpetual / Permanen / Terus Menerus
Dalam metode ini ada beberapa cara dalam menetapkan persediaan akhir antara lain :
1.      FIFO / MPKP
2.      LIFO / MTKP
3.      Rata – rata tertimbang / Rata – rata bergerak

C.     Penilaian persediaan akhir memakai metode taksiran / kira – kira
Metode ini dipakai kalau secara fisik tidak memungkinkan ( Karena kebakaran ), maka dipakai taksiran / kira – kira. Metode ini ada dua ( 2 ) cara :
1.      Metode harga eceran
2.      Metode laba kotor

D.    Penilaian persediaan akhir memakai metode nilai terendah
Dalam metode ini persediaan akhir dihitung dengan cara menentukan nilai terendah antara harga pembelian dan harga pasaran.

Selasa, 23 Oktober 2012

kATA''


  • KITA MEMILIKI KEBEBASAN UNTUK MEMILIH KEPUTUSAN APAPUN YANG AKAN KITA AMBIL.MAKA GUNAKAN KEJERNIHAN PIKIRAN DAN HATI AGAR KEPUTUSAN YANG KITA AMBIL TEPAT DAN BERMANFAAT!

  • PRACTICE MAKES PERFECT

  • NEVER PUT OFF TILL TOMORROW WHAT YOU CAN DO TODAY 


Part 5


ADVERB OF PLACE

pArt 3


VERB

pART 4


ADVERB

1


INDONESIA RAYA
                                                                                                 W.R.SUPRATMAN

pArt 3


VERB

pArt 2


NOUN

oThers


 kAta" bijAK

Lain-Lain


  1. iStilah" daLam akuNtansi

pEngErtian+Tujuan


è AKUNTANSI KEUANGAN ->

kEcantiKAAN


RITUAL KECANTIKAN WANITA JEPANG

Part 1


NOUN

pEngertian dan Tujuan


è AKUNTANSI BIAYA ->