A. Metode Pisik / Periodik
1. Metode tanda pengenal khusus :
Setiap
barang dagangan yang mempunyai harga pokok yang sama diberi tanda pengenal yang
sama waktu dilaksanakan inventarisasi serta dihitung jumlahnya. Jumlah harga /
nilai persediaan akhir dihitung berdasarkan harga tanda pengenal khusus seperti
yang tertera pada masing – masing barang.
Contoh soal :
Data – data suatu perusahaan diketahui sebagai
berikut :
Barang kelompok A. Persediaan
tgl. 1/1 sebanyak 500 unit @ Rp. 100,00
Barang kelompok B. Pembelian tgl
3/1 sebanyak 800 unit @ Rp. 200,00
Barang kelompok C. Pembelian tgl 12/1 sebanyak 900 unit @ Rp. 300,00
Barang kelompok D. Pembelian tgl 18/1 sebanyak 1000 unit @ Rp. 400,00
Barang kelompok E. Pembelian tgl 25/1 sebanyak 500 unit @ Rp. 500,00
Jika diketahui pada tgl. 31/1 setelah dilakukan
inventarisasi secara fisik / nyata, masih terdapat persediaan sebanyak 1000 –
Unit yang terdiri dari barang kelompok B = 400 unit, barang kelompok D = 400
unit dan barang kelompok E = 200 unit.
Berapakah harga / nilai persediaan barang tersebut ?
Jawab :
Barang kelompok B = 400 unit = 400 x Rp. 200,00 = Rp. 80.000,00
Barang kelompok D = 400 unit = 400 x Rp. 400,00 = Rp. 160.000,00
Barang kelompok E = 200 unit = 200 x Rp. 500,00 = Rp. 100.000,00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar