Sabtu, 03 November 2012

mEtode Harga EceRAN


       Metode harga eceran.

              Pemakaian persediaan akhir dengan metode harga eceran mempunyai prosedur sebagai berikut :
(a)          Tiap kelompok yang dimiliki tetapkan dulu harga ecerannya.
(b)         Barang yang dijual cari perbandingannya antara harga pokok dan harga eceran. Biasanya dinyatakan dalam % ( prosentase ), yaitu :
Harga pokok

x 100 %
Harga eceran
(c)          Persediaan akhir eceran diperoleh dari persediaan barang untuk dijual ada berapa / seharga berapa dikurangi oleh yang terjual.
(d)         Persediaan akhir menurut harga pokok ditetapkan oeh jumlah proses ( % ) dari hasil perbandingan antara harga pokok dan harga eceran dikalikan jumlah persediaan akhir eceran
Persediaan akhir eceran diperoleh dari :
Persediaan barang untuk dijual ada beberapa dikurangi oleh barang yang dijual (penjualan)

Contoh menetapkan persediaan akhir memakai Metode  Taksiran Harga Eceran.
Data – data dari suatu perusahaan sebagai berikut :
KETERANGAN                                HARGA POKOK                  HARGA ECERAN
Persediaan awal                                  Rp. 25.000,00                         Rp. 35.000,00
Pembelian                                            Rp. 65.000,00                         Rp. 85.000,00
Penjualan menunjukkan                                  Rp. 80.000,00
Ditanya : Berapakah Nilai Persediaan Akhir ?
Jawab :
KETERANGAN                                HARGA POKOK                  HARGA ECERAN
Persediaan awal                                  Rp. 25.000,00                         Rp.   35.000,00
Pembelian                                            Rp. 65.000,00                         Rp.   85.000,00
Persediaan akhir ter-                          
sedia Untuk dijual                               Rp. 90.000,00                         Rp. 120.000,00
Maka perbandingan Harga Pokok dan Harga Eceran =
Rp. 90.000,00

x 100 %

= 75 %
Rp. 120.000,00
Barang tersedia untuk dijual menurut harga eceran                Rp. 120.000,00
Jumlah penjualan menunjukkan                                              Rp.   80.000,00  (-)
Maka persediaan akhir harga eceran                                       Rp.   40.000,00
Maka persediaan harga pokoknya = 75% x  Rp. 40.000,00 = Rp. 30.000,00

Tidak ada komentar:

Posting Komentar